Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Cry as much as I want to
Weep, I know I cant have you
I wipe my tears away, away
Wish, wish for the summer
Want, to pull over under
I wipe my tears away, away
I try, I try, I try
I try, I try, I try
I try to make the best at happiness
Im a broken heart
Im a broken heart
Im a broken heart
My love is bleeding
Im a broken heart
Im a broken heart
Im a broken heart
An empty feeling
I try, I try, I try
I try, I try, I try
I try to make do with much more of less
All, all of our moments
Have just become ailments
Im haunted all of every day
Ache, aching and teething
My big love is bleeding
I think I might be dying
I try I try I try
I try, I try, I try
I try to make the best at happiness
Im a broken heart
Im a broken heart
Im a broken heart
My love is bleeding
Im a broken heart
Im a broken heart
Im a broken heart
An empty feeling
The bird & The Bee/ I’m a Broken Heart (2007)
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Enough!! Itu ucapanku setelah dua jam lebih menonton Harry Potter 5 ato Order of Phoenix . Menonton HP memang butuh perjuangan keras yang hampir setara dengan menunggu dosen. Bayangkan, dulu sampai antri bermeter2 bareng para brondong2 yang ternyata tiap brondong ngeborong tiket buat bapak, emak, & sodara-sodaranya yang masih leha2 di rumah. Pas sudah cape’2 antri & udah sampe gilirannya, eeee…tiket pun habis. Akhirnya hanya perasaan dongkol yang tersisa. Tapi itu setahun yang lalu, pas bioskop yang baru belum muncul dan Citra 21 jadi satu-satunya monopolist di jagad perbioskopan Kota Semarang. But, that wasn’t a big problem. HP 4 was worth it!!! Aku sampe nonton 2 kali yang artinya I spent Rp 40.000,-, cukup impressive buat anak kos yang uang sakunya pas-pasan. Nah, sekarang uang 20 ribu serasa sejuta pas nonton HP 5. Sungguh disayangkan seri terbaru dari HP sangat membosankan. Konfliknya tidak dalam, ceritanya terkesan loncat-loncat. Bisa dibilang, tanpa kehadiran si Kembar Weasley HP 5 tidak layak ditonton. Untung saja akting Daniel Radcliffe et al cukup matang, jadi kekurangan pada script dapat tertutupi. Tapi secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa untuk kali ini tidak ada acara nonton yang kedua kalinya. Semoga saja HP 6 dst nantinya lebih bagus dari HP 5, jujur saja, dari beberapa director HP series hanya Mr. Cuaron yang paling capable. He he he… semoga saja ada seseorang yang kenal Mr. Cuaron yang sempat membaca blog ini.
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Dear Ibu Dosen Pembimbing Skripsi,
Ibu, kapan skripsi Saya resmi di-acc? Kalau begini terus, kapan saya bisa lulus Bu? Kalau kisah Saya dibikin film mungkin saya memilih lagu Melly Goeslaw “gantung” untuk jadi OST-nya. Bu, bukannya skripsi Saya sudah tidak ditemukan lagi hal-hal yang perlu di revisi??? Kemarin ibu bilang cuma sarannya saja yang perlu diformat ulang.
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Nggak tahu kenapa akhir-akhir ini jadi demam electro pop/rock & musik experimental. Enak banget di kuping, apalagi sambil bikin revisi (again!!!). Yap,sekarang aku lagi bikin revisi entah untuk yang keberapa kalinya. Tapi moga-moga ini untuk yang terakhir kalinya (cuma revisi bab V plus gambar KPT harus didesain ulang) dan moga2 cepet bisa ujian dengan sukses.Amin.
Yang bikin agak lega nih, Miss. Secretary kayaknya udah mulai melting (atau udah bosen plus capek nunjukin muka angker cuz sering ketemu ya???). Beberapa waktu lalu juga udah mau ngobrol-ngobrol meski agak gimana…gitu. Untunglah ada lagu-lagu keren yang tetap bikin semangat meski harus berpeluh2 (plus BTA-nya udah turun, Horeeee!!!). Seratus ribu kan lumayan,Bo!!!Bisa buat makan berapa kali tuh. Oiya, rencananya mau nonton Harpot 5 besok Senin. Waduhhh, can hardly wait niiih.
PalyList-ku sekarang :
>>> The New PNGR : Myriad Harbor
>>> Klaxons : Golden Skans
>>> Kocky : Crush
>>> Sufjan Stevens : Adlai
>>> The Bird & The Bee : I’m Broken Heart
>>>The Servant : Liquify
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Alangkah sempurnanya hidup kita jika selama di dunia ini hidup kita berguna bagi orang lain. Salah satu parameter dari utility kita mungkin adalah “berapa banyak orang yang curhat pada kita”. Beberapa waktu yang lalu seorang kawan tiba-tiba mengajak sharing tentang masalah yang paling banyak dihadapi orang-orang di usia twenty something. Tentang keinginan untuk menikmati hidup lengkap dengan kisah roman dan ketakutan akan kesalahan dalam membuat keputusan. Sang kawan bercerita tentang seseorang yang dia cintai (yang juga mencintainya) tapi ia tidak yakin seberapa besar cinta lelaki itu kepadanya. Ditilik dari kata-kata yang selalu keluar dari bibirnya sang kawan berhipotesis bahwa cinta itu sangat besar, sehingga meskipun sang kawan tahu kalau sebenarnya ada wanita lain ia tetap menunggu hingga cinta itu hanya satu untuknya.Hmmmff….aku tertawa dalam hati, wanita…wanita…kenapa sih mau aja diakali. Berkata-kata manis itu kan memang keahliannya para lelaki.
Beberapa waktu lalu seseorang juga bercerita sebuah kisah dari film favoritnya. Tentang keinginan untuk memilih seseorang yang akan rela berkorban demi dirinya meskipun itu berarti ia akan mendapat tentangan dari orang-orang yang selama ini disayanginya,romantis abisss…katanya. He he he…aku hanya bisa geleng-geleng kepala.
Ok,now is time for the execution!!! Sudah saatnya orang memahami makna cinta yang sesungguhnya. Langkah pertama yang paling mudah dan menyenangkan adalah menonton film. Dan film yang paling tepat mungkin adalah Love Actually. Aku tidak akan berteori tentang masalah ini di forum ini karena hanya akan membuang-buang waktu saja, lagipula mungkin hanya akan mengundang perdebatan karena beberapa orang ada yang terlalu melankolis dengan this stuff.
Untunglah aku terlahir dengan mewarisi gen papaku yang menimbulkan sifat yang menurut Bang Danang (whatzup, Le!!!) susah untuk dijelaskan. Easy come easy go, sedikit skeptis, kadang-kadang nekat, sarkastis, a bit straight to the point, agak pendendam,sebuah kombinasi yang unik (gitu kan ,Bang??!!!). Intinya that’s not a big deal, mungkin agak ekstrim jika dijabarkan dengan perkataan Patrick Wolf ” I don’t know whether I’m destined to live my life with a horse, a woman or a man. It makes life easier.. He he he… tentu saja dengan versi kata woman dan horse dihilangkan (a horse??? You’re kidding me!!! ) dan diganti dengan “with this guy or that guy” yang penting adalah yang terbaik yang diberikan Tuhan kepadaku. Pokoknya “save the best for last”(Betul,nggak Bang???).
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
“Soul Meets Body”/Death Cab for Cutie
I want to live where soul meets body
And let the sun wrap its arms around me
And bathe my skin in water cool and cleansing
And feel, feel what its like to be new
Cause in my head there’s a greyhound station
Where I send my thoughts to far off destinations
So they may have a chance of finding a place
where they’re far more suited than here
I cannot guess what we’ll discover
We turn the dirt with our palms cupped like shovels
But I know our filthy hands can wash one another’s
And not one speck will remain
I do believe it’s true
That there are roads left in both of our shoes
If the silence takes you
Then I hope it takes me too
So brown eyes I hold you near
Cause you’re the only song I want to hear
A melody softly soaring through my atmosphere
Where soul meets body
Where soul meets body
Where soul meets body
I do believe it’s true
That there are roads left in both of our shoes
If the silence takes you
Then I hope it takes me too
So brown eyes I hold you near
Cause you’re the only song I want to hear
A melody softly soaring through my atmosphere
A melody softly soaring through my atmosphere
A melody softly soaring through my atmosphere
A melody softly soaring through my atmosphere
This song is one of my favorite from a georgeos band in the world called Death Cab for Cutie. I knew their exist two years ago but i just heard their song last semester. It’s taken from their second album after they signed a major label record. A song that sounds like REM with a bit electronic dance beat. Really provocate to sing a long.
>>> Thanks for Hyxsos for introducing me to this amazing band<<<
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Darwin ever said “survival of the fittest”, I didn’t know exactly of when and where. That phrase is like a magic spell for me. Di saat ke BT-an menyerang kadang-kadang musik slow malah tambah bikin BT, dari situ otak kita berputar mencari sesuatu yang bisa digunakan untuk bertahan. Alternatifnya adalah musik-musik dance atau remix, but I dislike Tiesto. Terdengar terlalu glamor, I think. Jadinya harus bongkar semua koleksi lagu and finally I founded Bodyrockers “I like the way you move “(semua pasti pernah dengar intronya di iklan fiesta & sekarang dipakai di iklan Nokia versi i-Radio). Bukan versi yang original sih,cuz udah diremix dengan soundtrack Madagascar yang punya judul hampir serupa, tapi ampuh buat mengusir ke_BT-an. Tentu saja ini tergantung selera masing-masing. Kalo basic taste-nya emang Kangen Band, Raja, Ungu, Dygta ya kita serahkan saja pada Yang Di Atas.Amin.
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
He he he…walo udah beberapa hari yang lalu aku baru kepikiran kalo di acara pengukuhan Gubes banyak terjadi hal-hal yang lucu :
#1. Para anggota senat duduk di depan pake’ jubah kebesaran plus nenteng tas suvenir
mirip rahib shaolin barusan shopping terus nonton bioskop bareng-bareng.
#2. Sekantong permen di tas suvenir menandakan penyelenggara sadar benar kalo
acara bakalan super-super membosankan, faktanya memang iya.
#3. Seharusnya pas ngasih ucapan adajuga yang ngasih tebak-tebakan “Gelar apa yang
bakal didapat setelah profesor,hayooo??? Jawabnya : Almarhum (wak wak wak
wak….)
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
>>>>Eclectic Singer
>>>>Owner of This Blog Photograps (lagi narsis!!!!)